Kamis, 16 Oktober 2008

HP Murid SD Dicuri




Banyak sekolah yang melarang siswanya membawa barang berharga ke sekolah karena itu bisa memancing orang berbuat jahat kepada si anak. Buktinya, handphone milik dua murid SD Sudirman dicuri. Bagaimana itu bisa terjadi?
Kedua murid yang masih duduk di kelas tiga itu diketahui telah menjadi korban pencurian setelah ditemukan seorang anggota Kodim 1408 BS di Mal Ratu Indah (MaRI). Saat itu korban menangis. Anggota TNI yang menemukan itu kemudian membawa warga Antang itu ke Mapolsekta Mamajang.
Di hadapan polisi, korban mengaku keduanya bermaksud pulang ke rumahnya di Antang setelah jam sekolah usai. Keduanya selama ini, baik pergi maupun pulang sekolah tanpa ditemani orangtuanya.
Saat itu seorang pria dewasa yang mengendarai becak menghampiri korban dan membujuknya untuk bermain game di MaRI. Penasaran main game, kedua bocah itu pun ikut bersama pria tak dikenalnya itu naik petepete ke MaRI.
Awalnya, pria itu berlaku sopan dan menyenangkan. Korban langsung diajak bermain di TimeZone. Sembari bermain, pelaku meminjam telepon selular Rifki. Pria misterius itu juga sempat dilihat korban memeriksa tasnya.
Terlena dengan permainan game, kedua anak itu tak sadar jika pria yang membawanya itu tak lagi berada di dekatnya. Kedua anak itu pun menangis karena telah kehilangan ponsel dan uang di tasnya.(Rusdy Embas)

Tidak ada komentar: