Puluhan massa melakukan aksi dan menduduki Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maros, Minggu (11/4). Siapa dan mengapa mereka melakukan itu?
Gara-gara tidak puas dengan hasil penetapan yang diumumkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maros, puluhan massa pendukung bakal calon Bupati/Wakil Bupati Maros, Irwansyah Kasim-Mustafah Dadi, menduduki Kantor KPU Maros, Minggu (11/4).
Aksi protes itu dituangkan dalam sejumlah spanduk. Isi spanduknya ada yang bertuliskan Nurimran Gagal Menjalankan Amanah di Maros dan Pecat Anggota KPUD Maros.
Massa ini secara bergantian berorasi dan meminta agar KPU Maros meloloskan pasangan yang mereka usung. Pasangan calon bupati dan calon wakil bupati itu dianggap tidak memenuhi syarat sehingga tidak ditetapkan sebagai pasangan yang akan ikut bertarung dengan enam kandidat lainnya.
"Kami tidak puas dan terus menggelar protes lantaran tidak meloloskan Irwansyah," terang koordinator aksi Ilyas Cika yang juga Ketua Partai Demokrasi Pembaharuan (PDP) Maros. PDP adalah salah satu partai pengusung pasangan tersebut.
Ilyas menambahkan jika massa akan menduduki KPU sampai pasangan yang mereka usung bisa diikutkan dalam pesta demokrasi 23 Juni mendatang.
Sesuai berita acara nomor 184/BA/IV/2010 tentang penetapan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah, dari tujuh pasangan calon, hanya pasangan Irwansyah Kasim-Mustafah, dinyatakan tidak memenuhi syarat.
Enam pasangan calon yang lolos itu, masing-masing dua pasang dari perseorangan dan empat lainnya dari gabungan partai politik. Yakni Prof Dr Muh Asdar-Muh Rijal Assagaf (Asri, independen), A Syahriwijaya-A Burhanuddin PS (Jaya Berbudi, gabungan parpol).
M Hatta Rahman-A Harmil Mattotorang (Hatita, gabungan parpol), A Paharuddin-Devy Khaddafi (PASki, gabungan parpol), Zaenal Abidin Noer-Saladin Hamad Yusuf (indepeden), dan Nur Hasan-A Karim Saleh (Nur-Karim) yang diusung gabungan sejumlah partai.(rusdy embas)
Selengkapnya...
Tampilkan postingan dengan label Pilkada. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pilkada. Tampilkan semua postingan
Minggu, 11 April 2010
Selasa, 18 November 2008
Bentrokan di KPU Sidrap
Slogan siap kalah siap menang yang diusung para kandidat bupati/ wali kota ternyata slogan kosong. Tengoklah rangkaian kekerasan yang terjadi pasca pilkada di daerah ini. Dan itu umumnya dilakukan pendukung kandidat yang kalah. Bukan hanya di ibu kota provinsi tetapi kejadiannya sudah menyebar sampai ke kabupaten.
Unjuk rasa warga yang mengatasnamakan Masyarakat Peduli Sidrap diwarnai bentrokan dengan massa yang diduga pendukung pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Sidrap terpilih di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sidrap, Senin (17/11), menyebabkan satu aparat kepolisian setempat dari bagian reserse dan kriminal Polres Sidrap Ipda Aulia Nasution luka di bagian tangan yang diduga terkena sabetan nyasar senjata tajam dari kedua kubu massa yang terlibat bentrokan.
Kasatreskrim Polres Sidrap AKP Bambang Sugiarto seperrti dikutip Tribun, Selasa (18/11), membenarkan salah satu perwira bawahannya yang sempat terluka saat hendak berusaha melerai bentrokan antar massa pengunjuk rasa dengan massa pendukung Rusdi Masse-Dollah Mando (Ridho).
"Dia itu perwira saya. Jabatannya kanit khusus di bagian reskrim Polres Sidrap. Dia memang terluka tetapi tidak sampai terluka berat. Dia sudah mendapat pengobatan dan kembali beraktifitas seperti biasa," jelasnya.
Bentrokan antarpendukung calon bupati tersebut terjadi saat salah satunya menggelar unjuk rasa dan orasi di depan Kantor KPU Sidrap. Massa ini menuntut KPU agar menunda pelantikan Rusdi-Dollah sebagai Bupati-Wakil Bupati Sidrap terpilih yang direncanakan 15 Desember mendatang.(Rusdy Embas) Selengkapnya...
Unjuk rasa warga yang mengatasnamakan Masyarakat Peduli Sidrap diwarnai bentrokan dengan massa yang diduga pendukung pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Sidrap terpilih di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sidrap, Senin (17/11), menyebabkan satu aparat kepolisian setempat dari bagian reserse dan kriminal Polres Sidrap Ipda Aulia Nasution luka di bagian tangan yang diduga terkena sabetan nyasar senjata tajam dari kedua kubu massa yang terlibat bentrokan.
Kasatreskrim Polres Sidrap AKP Bambang Sugiarto seperrti dikutip Tribun, Selasa (18/11), membenarkan salah satu perwira bawahannya yang sempat terluka saat hendak berusaha melerai bentrokan antar massa pengunjuk rasa dengan massa pendukung Rusdi Masse-Dollah Mando (Ridho).
"Dia itu perwira saya. Jabatannya kanit khusus di bagian reskrim Polres Sidrap. Dia memang terluka tetapi tidak sampai terluka berat. Dia sudah mendapat pengobatan dan kembali beraktifitas seperti biasa," jelasnya.
Bentrokan antarpendukung calon bupati tersebut terjadi saat salah satunya menggelar unjuk rasa dan orasi di depan Kantor KPU Sidrap. Massa ini menuntut KPU agar menunda pelantikan Rusdi-Dollah sebagai Bupati-Wakil Bupati Sidrap terpilih yang direncanakan 15 Desember mendatang.(Rusdy Embas) Selengkapnya...
Label:
Pilkada
Sabtu, 01 November 2008
Ending Manis Sebuah Rivalitas Pilkada Makassar
Idris Manggabarani kalah telak dalam Pilkada Makassar. Sesuai nama besar yang disandang di belakang namanya, dia secara sportif mengakui kemenangan saingannya. Tanpa syarat. Sebuah ending rivalitas yang benar-benar berakhir manis. Sebuah pelajaran demokrasi tersaji di depan mata publik mata Makassar.
Banyak yang terhenyak menyaksikan iklan ucapan selamat yang disampaikan Idris Manggabarani melalui media massa yang secara sportif mengakui kemenangan Ilham Arif Sirajuddin dalam Pilkada Makassar.
Ketika masih ada orang tertentu yang mempersoalkan kemenangan Ilham dalam Pilkada Makassar, Idris justru menemui Ilham di warung kopi. Tempat dimana banyak kalangan sering bertemu secara informal.
Pertemuan itu meluluhkan semua kekhawatiran. Meruntuhkan semua kecemasan sebagian warga yang tak ingin terusik aktivitasnya oleh tindakan yang kontra produktif dalam membangun Makassar.
Dalam pertemuan tersebut mereka saling berpelukan yang disambut tepuk tangan mereka yang hadir. Ilham yang lebih dulu berada di tempat tersebut langsung menyambut Idris yang datang belakangan.
"Makassar membutuhkan sosok seperti Pak Idris yang mengesampingkan kepentingan pribadi untuk kepentingan masyarakat banyak. Beliau seorang negarawan sejati, bukan politisi," kata Ilham memuji Idris seperti dilansir Tribun Timur, Sabtu (1/11).
Ilham dan Idris terlibat rivalitas politik sebelum pilwali. Namun Idris secara terbuka menyatakan salut pada Ilham. Pertemuan kedua figur ini diawali komunikasi lewat pesan singkat (SMS) dan berbicara langsung.
Tidak hanya bertemu dengan Ilham, Idris juga memasang iklan di sejumlah media dan mengakui keunggulan rivalnya itu.
"Tanpa mengurangi rasa hormat saya atas perjuangan teman-teman relawan, saya harus akui, Ilham, Supomo dan timnya sulit dikalahkan. The game is over (permainan sudah selesai) dan keduanya dipilih mayoritas masyarakat Makassar," kata Idris yang juga Bendahara DPD Partai Demokrat Sulsel ini.
Idris menyatakan, dia menelepon Ilham setelah quick count LSI yang memenangkan pasangan nomor urut satu ini dilansir.
Ilham berjanji mengakomodasi visi dan misi Idris untuk membangun Makassar. Pada kesempatan tersebut, Ketua DPD II Golkar Makassar ini juga mengajak seluruh kontestan pilwali bergandengan tangan memberi sumbangsih melanjutkan pembangunan di daerah berpenduduk 1,3 juta jiwa ini.
"Mari bersama-sama menunggu penetapan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar dan menjaga kondisi Makassar tetap kondusif. Saya dan Supomo terbuka menerima konsep dari siapapun demi kemajuan Makassar," ujar Ilham.
Kendati mengakui pasangan IASmo sebagai pemenang, Idris tak menampik protes yang dilakukan sebagian kontestan pilwali.
Menurutnya, protes yang dimotori calon wakilnya Adil Patu dan master campaign Idial, Diza Rasyid Ali, merupakan dinamika politik.
"Protes itu alami. Setiap pemilihan pasti ada protes seperti itu dan itulah bagian dinamika demokrasi," ujarnya. Adil cs menjadi inisiator pertemuan kontestan pilwali yang kalah di Hotel Horizon, sehari sebelumnya. Mereka mempertanyakan minimnya partisipasi pemilih dan sejumlah kecurangan di TPS.(Rusdy Embas)
Selengkapnya...
Banyak yang terhenyak menyaksikan iklan ucapan selamat yang disampaikan Idris Manggabarani melalui media massa yang secara sportif mengakui kemenangan Ilham Arif Sirajuddin dalam Pilkada Makassar.
Ketika masih ada orang tertentu yang mempersoalkan kemenangan Ilham dalam Pilkada Makassar, Idris justru menemui Ilham di warung kopi. Tempat dimana banyak kalangan sering bertemu secara informal.
Pertemuan itu meluluhkan semua kekhawatiran. Meruntuhkan semua kecemasan sebagian warga yang tak ingin terusik aktivitasnya oleh tindakan yang kontra produktif dalam membangun Makassar.
Dalam pertemuan tersebut mereka saling berpelukan yang disambut tepuk tangan mereka yang hadir. Ilham yang lebih dulu berada di tempat tersebut langsung menyambut Idris yang datang belakangan.
"Makassar membutuhkan sosok seperti Pak Idris yang mengesampingkan kepentingan pribadi untuk kepentingan masyarakat banyak. Beliau seorang negarawan sejati, bukan politisi," kata Ilham memuji Idris seperti dilansir Tribun Timur, Sabtu (1/11).
Ilham dan Idris terlibat rivalitas politik sebelum pilwali. Namun Idris secara terbuka menyatakan salut pada Ilham. Pertemuan kedua figur ini diawali komunikasi lewat pesan singkat (SMS) dan berbicara langsung.
Tidak hanya bertemu dengan Ilham, Idris juga memasang iklan di sejumlah media dan mengakui keunggulan rivalnya itu.
"Tanpa mengurangi rasa hormat saya atas perjuangan teman-teman relawan, saya harus akui, Ilham, Supomo dan timnya sulit dikalahkan. The game is over (permainan sudah selesai) dan keduanya dipilih mayoritas masyarakat Makassar," kata Idris yang juga Bendahara DPD Partai Demokrat Sulsel ini.
Idris menyatakan, dia menelepon Ilham setelah quick count LSI yang memenangkan pasangan nomor urut satu ini dilansir.
Ilham berjanji mengakomodasi visi dan misi Idris untuk membangun Makassar. Pada kesempatan tersebut, Ketua DPD II Golkar Makassar ini juga mengajak seluruh kontestan pilwali bergandengan tangan memberi sumbangsih melanjutkan pembangunan di daerah berpenduduk 1,3 juta jiwa ini.
"Mari bersama-sama menunggu penetapan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar dan menjaga kondisi Makassar tetap kondusif. Saya dan Supomo terbuka menerima konsep dari siapapun demi kemajuan Makassar," ujar Ilham.
Kendati mengakui pasangan IASmo sebagai pemenang, Idris tak menampik protes yang dilakukan sebagian kontestan pilwali.
Menurutnya, protes yang dimotori calon wakilnya Adil Patu dan master campaign Idial, Diza Rasyid Ali, merupakan dinamika politik.
"Protes itu alami. Setiap pemilihan pasti ada protes seperti itu dan itulah bagian dinamika demokrasi," ujarnya. Adil cs menjadi inisiator pertemuan kontestan pilwali yang kalah di Hotel Horizon, sehari sebelumnya. Mereka mempertanyakan minimnya partisipasi pemilih dan sejumlah kecurangan di TPS.(Rusdy Embas)
Selengkapnya...
Label:
Pilkada
Rabu, 29 Oktober 2008
Golkar Menang di Pilkada Makassar
Hasil penghitungan cepat (quick count) Lembaga Survei Indonesia (LSI) memastikan Ilham Arief Sirajuddin akan menjabat kembali sebagai Wali Kota Makassar periode 2009-2014 mendatang. Ini merupakan sukses Golkar menggolkan kandidat usungannya setelah Ketua Partai Golkar Jeneponto, Rajamilo, juga memenangkan pertarungan di Jeneponto sehari sebelumnya. Mau tahu raihan suaranya?
Hasil penghitungan cepat yang dilakukan LSI menempatkan pasangan Ilham Arief Sirajuddin sebagai peraih suara terbanyak dengan jumlah dukungan 65,49 persen. Perolehan suara ini jauh meninggalkan pesaing-pesaingnya.
Idris Manggabarani-Adil Patu (idial), yang berada di posisi kedua hanya memperoleh 19,49 persen, disusul Halim Razak-Jafar Sodding (6,80 persen), Firmansyah Mappasawang-Kasma F Amin (Pasmi) dengan 2,93 persen, Iriantosyah Kasim DM- Razak Djalle (berIKRAR) 2,40 persen, Ridwan Syahputra Musagani-Irwan Paturusi (RI) dengan 2,10 persen suara, dan pasangan Ilham Alim Bachrie-Herman Handoko (Idola) hanya mendapat 0,79 persen suara.
LSI menggunakan 200 TPS dari total 1.792 TPS yang ada sebagai sampel dengan tingkat kesalahan (margin error) quick count berkisar satu hingga dua persen.
Kendati data sementara menujukkan kemenangan mutlak diraih Ilham, namun pria yang akrab disapa Aco ini mengimbau seluruh relawannya tidak melakukan konvoi dan arak-arakan di jalan.
Atas kemenangan tersebut, Ilham yang juga Ktua Golkar Makassar itu melapor kepada Wapres Jusuf Kalla yang juga merupakan Ketua Umum Partai Golkar.
Sayangnya, kemenangan Ilham ini kurang sempurna karena tingkat partisipasi masyarakat sangat minim, hanya sekitar 60,63 persen atau 581.935 dari total wajib pilih 959.814 jiwa. Tetapi tingkat partisipasi ini masih lebih tinggi dibandingkan pemilihan gubernur yang hanya mencapai 54 persen.(Rusdy Embas) Selengkapnya...
Label:
Pilkada
Pilbup Pinrang Dua Putaran
Karena hasil penghitungan cepat dilakukan beberapa jam setelah pencoblosan Pilkada Pinrang tidak ada kandidat yang mencapai 30 persen kemenangan, maka pemilihan bupati di salah satu daerah penghasil beras di Sulsel itu akan memasuki putaran kedua. Berapa perolehan suara kandidat yang dilakukan masing-masing tim?
Tim pemenangan pasangan Andi Irwan Hamid-A Rahmi Moenta (Ihsanta) melansir hasil penghitungan menempatkan pasangan ini sebagai peraih suara terbesar dengan dukungan 34.259 suara (18,93 persen) sedangkan pasangan Aslam Patonangi-A Kaharuddin Mahmud merebut 48.916 suara atau 27,02 persen.
Pasangan lain seperti Ali Usman-A Fahruddin Paturusi meraih 30.910 suara (17,08 persen). Pasangan Syamsuddin Mandja-A Renreng Palalloi (25.506 suara atau14,09 persen). Pasangan Abdul Kadir Pais-Amir Mangopo (17.621 suara atau 9,73 persen). Pasangan Lakama Wiyaka-Sulaiman Taha (14.415 suara atau 7,96 persen), Abdy Baramuli-A Mirani (9.394 suara atau 5,19 persen).
Dengan komposisi perolehan suara seperti itu bisa dipastikan pemilihan akan memasuki dua putaran yang akan menempatkan pasangan Ihsanta dan Askara sebagai calon bupati Pinrang.(Rusdy Embas) Selengkapnya...
Tim pemenangan pasangan Andi Irwan Hamid-A Rahmi Moenta (Ihsanta) melansir hasil penghitungan menempatkan pasangan ini sebagai peraih suara terbesar dengan dukungan 34.259 suara (18,93 persen) sedangkan pasangan Aslam Patonangi-A Kaharuddin Mahmud merebut 48.916 suara atau 27,02 persen.
Pasangan lain seperti Ali Usman-A Fahruddin Paturusi meraih 30.910 suara (17,08 persen). Pasangan Syamsuddin Mandja-A Renreng Palalloi (25.506 suara atau14,09 persen). Pasangan Abdul Kadir Pais-Amir Mangopo (17.621 suara atau 9,73 persen). Pasangan Lakama Wiyaka-Sulaiman Taha (14.415 suara atau 7,96 persen), Abdy Baramuli-A Mirani (9.394 suara atau 5,19 persen).
Dengan komposisi perolehan suara seperti itu bisa dipastikan pemilihan akan memasuki dua putaran yang akan menempatkan pasangan Ihsanta dan Askara sebagai calon bupati Pinrang.(Rusdy Embas) Selengkapnya...
Label:
Pilkada
LSI Unggulkan Rusdi Masse di Sidrap
PT Lingkaran Survei Indonesia (LSI) melansir hasil quick count yang mengunggulkan pasangan Rusdi Masse-Dollah Mando (Ridho) sebagai pemenang di Pilkada Sidrap, Rabu (29/10). Mengungguli kandidat lainnya.
Pasangan nomor urut empat itu meraih 35,34 persen suara. Sementara rivalnya pasangan nomor enam A Walahuddin Habib-A Insan P Tanri (Walani) hanya 32,67 persen, sedangkan pasangan nomor urut tiga Muh Rapiddin Hamoes-Muh Amrin Hatib (Rahmat) 12,34 persen. Disusul pasangan nomor lima Syafiuddin A Achmad-Yuriadi Abadi (Cahaya) 11,62 persen, nomor urut dua Asri Syamsuddin-Adam Malik (Amal) 5,32 persen, dan 2,71 persen untuk pasangan nomor urut satu Syafruddin A Patiwiri-Isi Alam Usmin (Satria).
Direktur Isu Publik PT LSI, Fajar S Tani mengemukakan hasil quick count tersebut dalam jumpa pers di Aula Quenns Hotel Zidny Sidrap, kemarin.
Hasil dari quick count salah satu lembaga survei ternama lainnya kepada Tribun juga mengunggulkan pasangan Ridho. Namun, selisih persentase suara dengan pasangan Walani hanya sekitar tiga persen.
Berdasarkan hasil perhitungan cepat PT LSI sekitar pukul 17.00 kemarin, Ridho unggul di enam kecamatan, yakni Baranti, Kulo, Pancarijang, Dua Pitue, Pitu Riase, dan Pitu Riawa.
Sedangkan lima kecamatan lainnya meliputi Maritengngae, Watang Sidenreng, Panca Lautang, Tellu Limpoe, dan Watang Pulu dimenangkan pasangan Walani.
Meski PT LSI sudah melansir hasil quick count, kubu pasangan Walani juga optimistis memenangkan Pilkada Sidrap. Optimisme itu didasarkan pasa perhitungan cepat yang dilaksanakan Tim Walani.
Bahkan, menjelang Magrib kemarin, sejumlah pendukung dan relawan Walani telah menggelar konvoi kemenangan.
Hasil quick qount yang diterima Tribun sekitar 17.00 dari Insert-Scriptintermedia dan desk pilkada pemkab setempat, Walani unggul 40,38 persen. Disusul Ridho 30,81 persen, Rahmat 10,17 persen, Cahaya 7,49 persen, Amal 7,44 persen, dan Satria 2,25 persen.(Rusdy Embas) Selengkapnya...
Pasangan nomor urut empat itu meraih 35,34 persen suara. Sementara rivalnya pasangan nomor enam A Walahuddin Habib-A Insan P Tanri (Walani) hanya 32,67 persen, sedangkan pasangan nomor urut tiga Muh Rapiddin Hamoes-Muh Amrin Hatib (Rahmat) 12,34 persen. Disusul pasangan nomor lima Syafiuddin A Achmad-Yuriadi Abadi (Cahaya) 11,62 persen, nomor urut dua Asri Syamsuddin-Adam Malik (Amal) 5,32 persen, dan 2,71 persen untuk pasangan nomor urut satu Syafruddin A Patiwiri-Isi Alam Usmin (Satria).
Direktur Isu Publik PT LSI, Fajar S Tani mengemukakan hasil quick count tersebut dalam jumpa pers di Aula Quenns Hotel Zidny Sidrap, kemarin.
Hasil dari quick count salah satu lembaga survei ternama lainnya kepada Tribun juga mengunggulkan pasangan Ridho. Namun, selisih persentase suara dengan pasangan Walani hanya sekitar tiga persen.
Berdasarkan hasil perhitungan cepat PT LSI sekitar pukul 17.00 kemarin, Ridho unggul di enam kecamatan, yakni Baranti, Kulo, Pancarijang, Dua Pitue, Pitu Riase, dan Pitu Riawa.
Sedangkan lima kecamatan lainnya meliputi Maritengngae, Watang Sidenreng, Panca Lautang, Tellu Limpoe, dan Watang Pulu dimenangkan pasangan Walani.
Meski PT LSI sudah melansir hasil quick count, kubu pasangan Walani juga optimistis memenangkan Pilkada Sidrap. Optimisme itu didasarkan pasa perhitungan cepat yang dilaksanakan Tim Walani.
Bahkan, menjelang Magrib kemarin, sejumlah pendukung dan relawan Walani telah menggelar konvoi kemenangan.
Hasil quick qount yang diterima Tribun sekitar 17.00 dari Insert-Scriptintermedia dan desk pilkada pemkab setempat, Walani unggul 40,38 persen. Disusul Ridho 30,81 persen, Rahmat 10,17 persen, Cahaya 7,49 persen, Amal 7,44 persen, dan Satria 2,25 persen.(Rusdy Embas) Selengkapnya...
Label:
Pilkada
Saling Klaim Kemenangan di Pilkada Luwu
Jika hasil pilkada di Makassar sudah dipastikan besarnya raihan suara yang diperoleh berbeda halnya dengan yang terjadi di Luwu. Di kabupaten yang terletak sekitar 300 kilometer dari Makassar ini, dua kandidat saling klaim kemenangan. Bagaimana bisa terjadi?
Karena sama-sama merasa jagoannya sebagai pemenang, pendukung pasangan Andi Mudzakkar-Syukur Bijang (CS) dan pasangan Basmin Mattayang-Buhari Kahar Muzakkar (Matahari) merayakan kemenangan meski keputusan resmi tentang pemenang pilbup belum dilansir KPU setempat.
Hasil penghitungan cepat yang dilakukan tim pemenangan pasangan Basmin Mattayangan dan Buhari Qahhar Mudzakkar menyebut pasangan ini memperoleh 52.390 suara sedangkan pasangan saingan terdekatnya (CS) hanya merebut 51.296 suara.
Data ini berbeda dengan hasil penghitungan cepat yang dilakukan tim pemenangan pasangan A Mudzakkar dan Syukur Bija’ (CS). Tim menyebut jagoannya memperoleh dukungan 74.056 atau 46,53 persen). Unggul dibandingkan saingan terdekatnya (Matahari) yang hanya mendapat dukungan 55.652 suara (34,96 persen).
Saling klaim ini sangat wajar terjadi karena masing-masing pihak melakukan penghitungan sendiri-sendiri. Pada akhirnya semua pihak masih harus menunggu keputusan yang akan dikeluarkan KPU setempat sebagai institusi penyelenggara pilbup.(Rusdy Embas) Selengkapnya...
Karena sama-sama merasa jagoannya sebagai pemenang, pendukung pasangan Andi Mudzakkar-Syukur Bijang (CS) dan pasangan Basmin Mattayang-Buhari Kahar Muzakkar (Matahari) merayakan kemenangan meski keputusan resmi tentang pemenang pilbup belum dilansir KPU setempat.
Hasil penghitungan cepat yang dilakukan tim pemenangan pasangan Basmin Mattayangan dan Buhari Qahhar Mudzakkar menyebut pasangan ini memperoleh 52.390 suara sedangkan pasangan saingan terdekatnya (CS) hanya merebut 51.296 suara.
Data ini berbeda dengan hasil penghitungan cepat yang dilakukan tim pemenangan pasangan A Mudzakkar dan Syukur Bija’ (CS). Tim menyebut jagoannya memperoleh dukungan 74.056 atau 46,53 persen). Unggul dibandingkan saingan terdekatnya (Matahari) yang hanya mendapat dukungan 55.652 suara (34,96 persen).
Saling klaim ini sangat wajar terjadi karena masing-masing pihak melakukan penghitungan sendiri-sendiri. Pada akhirnya semua pihak masih harus menunggu keputusan yang akan dikeluarkan KPU setempat sebagai institusi penyelenggara pilbup.(Rusdy Embas) Selengkapnya...
Label:
Pilkada
Selasa, 28 Oktober 2008
Radjamilo Bupati Jeneponto Lagi
Hasil penghitungan cepat (quick count) yang dilakukan Insert Institut pada pilkada Jeneponto menempatkan Rajamilo sebagai pemenang dengan raihan suara terbanyak. Calon incumbent ini mengungguli lima calon lainnya. Berapa banyak rakyat memilih Rajamilo untuk menjadi Bupati Jenepoto periode kedua?
Radjamilo bakal memimpin kembali Butta Turatea untuk periode kedua setelah berhasil mengantongi dukungan 86.732 suara atau 53,19 persen. Perolehan ini jauh di atas saingan tersdekatnya, pasangan Sjamsuddin Zainal-Djahini Lontang yang hanya memperoleh dukungan 56.084 suara atau 34,39 persen.
Jumlah suara yang masuk dan telah dihitung sudah mencapai 163.062 suara. Sedangkan daftar pemilih tetap (DPT) Pilkada Jeneponto sebanyak 241.994 orang.
Rajamilo diusung Partai Golkar yang berkoalisi dengan Partai Demokrat, PKS dan PKB serta didukung sejumlah partai politik baru.
Perolehan Suara Keenam Kandidat
1 Rajamilo-Burhanuddin Baso Tika = 86.732 suara atau 53,19 persen
2 Sjamsuddin Zainal-Djahini Lontang = 56.084 atau 34,39 persen
3 Baharuddin Baso Tika-Agus Abdullah = 14.113 atau 8,65 persen
4 Jabal Natsir-Sarbini Haerah = 2609 suara atau 1,6 persen
5 Sonda Tayang-Aries Syamsuddin = 1.952 suara atau 1,2 persen.
6 Agus Anwar Moka-Natsar Desi = 1.572 atau 0,96 persen.
Total Suara yang masuk = 163.062 suara
Daftar Pemilih = 241.994 orang.
Tingkat partisipasi masyarakat = 75 persen
Kemenangan Rajamilo itu langsung disambut dengan konvoi oleh pendukung dan relawannya. Konvoi hanya berlangsung sekitar dua jam karena Rajamilo langsung mengeluarkan larangan untuk menghindari gesekan dengan massa calon lain.(Rusdy Embas)
Selengkapnya...
Label:
Pilkada
Senin, 27 Oktober 2008
Calon Golkar di Polman Kalah
Meski Komisi Pemilihan Umum (KPU) Polman belum mengumumkan secara resmi pemenang dalam pemilihan kepala daerah Polman yang diselenggarakan, Senin (27/10), namun hampir bisa dipastikan, calon bupati yang diusung Partai Golkar, Ibrahim Masdar, gagal memenangkan pemilihan.
Hasil perhitungan cepat (quick count) PT Lingkaran Survei Indonesia (PT LSI) menempatkan pasangan bupati Ali Baal Masdar-Nadjamuddin Ibrahim di posisi pertama dengan perolehan suara 41,25 persen. Mengungguli Ibrahim Masdar yang diusung Partai Golkar yang hanya memperoleh 14,78 persen suara
Ali Baal diusung oleh 13 partai, di antaranya PAN, PBB, PBR, Partai Pelopor, Partai Merdeka, PKPI, PDS, PKPB, dan partai-partai nonparlemen.
Hasil pemilihan di Polman ini menambah panjang daftar calon golkar yang tumbang dalam pemilihan. Dalam pilgub Sulsel beberapa bulan lalu, calon golkar yang merupakan incumbent dikalahkan oleh calon usungan koaliasi PDK dan PDIP.
Apakah ini pertanda suram bagi partai golkar dalam pilkada di daerah lain yang akan segera digelar? Masih harus menunggu dalam satu-dua hari ke depan.
Hari ini, Selasa (28/10), berlangsung pencoblosan di Jeneponto. Di Butta Turatea tersebut Golkar mengusung Radjamilo yang merupakan incumbent yang ditantang oleh wakilnya yang diusung koalisi sejumlah partai lain.
Besok, Ketua Golkar Makassar juga akan menghadapi ujian berat dalam Pilkada Makassar. Ilham akan bersaing enam kandidat lain.
Wajo, Pinrang, Luwu, dan Sidrap juga menjadi cerminan sementara seberapa ampuh mesin Partai Golkar dalam menggolkan calon usungannya.(Rusdy Embas) Selengkapnya...
Label:
Pilkada
Senin, 20 Oktober 2008
Pendukung Cabup Saling Serang
Menjelang hari pencoblosan Pilkada Luwu gesekan antarpendukung kandidat bupati makin sering terjadi. Bahkan, Sabtu kemarin, terjadi saling serang antarpendukung yang menyebabkan lima orang terluka. Pendukung kandidat Bupati Luwu Basmin Mattayang-Buhari Kahhar Mudzakkar (Matahari) dan A Mudzakkar-Syukur Bijak (CS) saling serang posko.
Pendukung Matahari dilaporkan menyerang posko CS di Desa Bolong, Dusun Andili, Walenrang-Lamasi (Walmas), sekitar pukul 17.00 wita menyebabkan lima orang terluka.
Korban luka masing-masing Ismal (19) robek di telinga, Arsal (17), Ramli (17) mata memar, Aning (51) mata memar, dan Yordan (16).
Tribun Timur, Senin (20/10), memberitakan saat peristiwa terjadi korban sementara duduk di posko didatangi empat orang berboncengan sepeda motor minta api rokok dan menyuruh korban mematikan musik di posko.
Para korban menolak sehingga pelaku mematikan sendiri musik tersebut. Kemudian mereka langsung memukul korban. Aning yang mencoba melerai mata kena hantaman sehingga membuat matanya memar.
Koordinator Tim 21 Matahari Wilayah Walmas, Listan, melaporkan posko dan baliho Matahar di Desa Padang Kalua Kecamatan Lamasi dirusak oleh Pascas (pasukan CS).
Kejadian sekitar pukul 17.30.
"Beberapa pendukung Matahari yg mencoba mempertahankan posko luka-luka oleh serangan Pascas," kata Listan.(Rusdy Embas) Selengkapnya...
Pendukung Matahari dilaporkan menyerang posko CS di Desa Bolong, Dusun Andili, Walenrang-Lamasi (Walmas), sekitar pukul 17.00 wita menyebabkan lima orang terluka.
Korban luka masing-masing Ismal (19) robek di telinga, Arsal (17), Ramli (17) mata memar, Aning (51) mata memar, dan Yordan (16).
Tribun Timur, Senin (20/10), memberitakan saat peristiwa terjadi korban sementara duduk di posko didatangi empat orang berboncengan sepeda motor minta api rokok dan menyuruh korban mematikan musik di posko.
Para korban menolak sehingga pelaku mematikan sendiri musik tersebut. Kemudian mereka langsung memukul korban. Aning yang mencoba melerai mata kena hantaman sehingga membuat matanya memar.
Koordinator Tim 21 Matahari Wilayah Walmas, Listan, melaporkan posko dan baliho Matahar di Desa Padang Kalua Kecamatan Lamasi dirusak oleh Pascas (pasukan CS).
Kejadian sekitar pukul 17.30.
"Beberapa pendukung Matahari yg mencoba mempertahankan posko luka-luka oleh serangan Pascas," kata Listan.(Rusdy Embas) Selengkapnya...
Label:
Pilkada
Senin, 13 Oktober 2008
Tim Sukses Calon Bupati Pinrang Tewas Didor
Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di sejumlah kabupaten dan kota di Sulsel sementara berlangsung. Gesekan antar-pendukung calon bupati pun tak bisa dihindari. Celakanya, mereka umumnya mengabaikan norma berdemokrasi yang mereka tuntut.
Di atas kertas semua kandidat sepakat untuk tidak saling serang dan siap menerima apapun hasil pilihan rakyat yang tercermin dalam pencoblosan nanti. Hanya saja, rentang waktu menuju hari H pencoblosan sangat rawan konflik horizontal yang tidak mustahil akan memakan korban.
Beberapa waktu lalu, seorang pendukung calon bupati di Jeneponto ditebas parang. Di Makassar pun ada laporan penganiayaan yang diduga dilakukan salah seorang pendukung kandidat.
Kabar terbaru yang tak kalah mengerikannya datang dari Kabupaten Pinrang, sekitar 180 kilometer dari Makassar. Pendukung salah satu calon bupati tewas ditembak oleh seseorang.
Korban bernama Andi Ferdiansyah yang sebut sebagai tim relawan keluarga pasangan usungan koalisi PDK dan PDIP ini ditembak di bagian kepala. Pria berusia 32 tahun tersebut ditemukan tewas di kediamannya di Bungi, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, Senin (13/10) dini hari.
Masihkah ada korban lain menyusul sampai hari H pencoblosan yang direncanakan berlangsung 29 Oktober mendatang?(Rusdy Embas) Selengkapnya...
Label:
Pilkada
Langganan:
Postingan (Atom)
